Manasik Umroh

  • Oleh Admin | 11
ImageGambar. Manasik Umroh

Setiap jama’ah yang akan melaksanakan ibadah umroh diwajibkan untuk mengikuti Manasik Umroh supaya perjalanan ibadah umrahnya berjalan dengan lancar. Pengertian dari manasik umroh itu sendiri adalah simulasi praktik ibadah umroh yang dilakukan sesuai dengan tata cara yang telah disyaratkan beserta penjelasannya filosofisnya, yaitu meliputi rukun, wajib, sunah dan larangannya. Adapun prosesi simulasinya dibuat mirip dengan kondisi yang ada di Tanah Suci.

Manfaat Manasik Umroh

Manfaat dari manasik umroh sangat banyak. Calon jamaah umroh wajib mengikuti kegiatan ini agar dapat menjalankan ibadah umroh dengan sebaik mungkin. Manfaat mengikuti kegiatan manasik umroh, antara lain sebagai berikut.

Calon jamaah akan diajak untuk mendalami esensi umroh, ilmu tauhid, dan cinta Rasulullah SAW.

Calon jamaah akan memahami apa saja yang termasuk wajib, rukun, sunah, dan yang haram dilakukan selama menunaikan ibadah umroh.

Calon jamaah sejak dini diajari membaca doa-doa yang mesti dibaca dalam rangka menunaikan ibadah umroh. Doa-doa yang harus dibaca sejak akan meninggalkan rumah, selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Mekah hingga kembali di Indonesia.

Calon jamaah akan akan mendapatkan informasi terkini tentang kondisi Mekah dan Madinah terkait pelaksanaan ibadah umroh.

Calon jamaah akan lebih mengenal calon-calon jamaah lain yang akan bersama-sama berangkat umroh dalam satu rombongan.

Calon jamaah akan berlatif melakukan rangkaian ritual ibadah umroh, seperti thawaf dan sa’i sehingga pada pelaksanaan ibadah umroh di Mekah nanti, tidak akan mengalami kebingungan lagi.

Mengikuti manasik umroh tidak dikenakan biaya apapun, karena itu sudah termasuk dari biaya umrah yang dibayarkan jama’ah kepada Khalifa Hajj. Sperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa manasik umroh di Khalifa Hajj dilakukan 2 kali.

Manasik pertama dilakukan 10 hari sebelum keberangkatan materinya adalah menjelaskan semua program yang akan dijalankan, tujuannya supaya jamaah umroh bisa tahu lebih banyak tentang ibadah umroh dan membuat persiapan untuk keberangkatan.

Manasik kedua dilakukan di Madinah pada hari ke 3. Disini menjelaskan lebih kepada teknis pelaksanaan umrah.

Pelaksanaan Manasik Umroh

Pada saaat pelaksanaan Manasik Umroh, jama’ah akan dijelaskan tentang urutan pelaksanaan umroh sebagai berikut.

Persiapan

Peserta akan diarahkan untuk membaca doa-doa sunah, seperti doa keluar rumah, doa berpamitan, dan doa safar. Kemudian disampaikan materi tentang sunah ihram, seperti:

Merapikan kuku dan rambut-rambut yang ada di tubuh, mandi besar, kemudian berwudu.
Memakai wangi-wangian, kemudian mengenakan pakaian ihram, yaitu kain putih tanpa jahitan yang dililitkan di tubuh.
Simulasi Ihram

Tatacara Ihram

Cara mengenakan pakaian ihram bagi jamah umroh laki-laki. Pakaian ihram laki-laki adalah berupa 2 potong /helai kain yang tidak berjahit. Tentu saja mengenakan pakaian seperti ini tidak mudah dan mempunyai tingkat kesulitan tersendiri terutama bagi yang belum tahu cara mengenakannya.

Ihram dilakukan dengan perjalanan menuju tempat tawaf (seakan-akan telah berada di Mekkah), dengan membaca talbiyah sampai melihat Kakbah, yaitu “Labbaik Allahuma labbaiik, labaiiika laa syarika laka labbaiik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syarika laik.”

Ketika tiba di Mekkah dan beristirahat, peserta umroh pria akan dipandu untuk mengubah kondisi ihram dengan menyampirkan kain ihram ke bahu kiri, sehingga bahu kanan terbuka. Setibanya di Masjidil Haram, peserta dipandu untuk membaca doa-doa sunah, seperti doa masuk masjid dan doa melihat Kakbah, setelah itu melakukan tawaf.

Cara Melakukan Tawaf

Tawaf adalah rukun mengelilingi Kakbah sebanyak 7x, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di tempat yang sama dengan putaran berlawanan dengan arah jarum jam. Tiga putaran pertama dilakukan dengan berlari-lari kecil, dan 4 putaran selanjutnya dengan berjalan biasa.

Setiap putarannya diawali dengan mengusap atau mencium Hajar Aswad (jika memungkinkan) atau hanya dengan isyarat tangan sambil membaca “bismillahi Allahu akbar” dan dilanjutkan dengan zikir yang mudah seperti “subhanallahu walhamdulillah walaa illa hailallahu Allahu akbar. Wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil adziim”.

Setelah sampai pada rukun yamani, peserta kemudian membaca doa “robbana, atina fiddunnya hasanah, wafil ‘aakhiroti hasanah waqina adzabannar”. Ucapkan secara berulang-ulang hingga tiba kembali ke Hajar Aswad, maka sempurnalah satu putaran. Ulangi keseluruhan ritual tadi sebanyak 7x.

Setelah sempurna 7 putaran, peserta akan pergi ke makam Nabi Ibrahim untuk salat 2 rakaat dan membaca “wat takhidzuw min maqomi ibrahiyma musholla”. Kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, meminum air Zam-Zam, dan menyiapkan diri untuk ibadah Sa’i.

Cara Melakukan Sa’i

Sai adalah lari-lari kecil antara bukit shafa dan marwa. Dengan melakukan Sai berarti kita napak tilas perjuangan  siti hajar yang ditinggal nabi ibrahim di tengah padang pasir tanpa bekal apa-apa. Suatu ketika nabi Ismail menangis karena kehausan. Maka berlarilah Siti Hajar lari kesana-kemari untuk mencari air.

Siti Hajar ingat perintah nabi ibrahim utuk tidak pergi meninggalkan kompleks masjidi haram. Maka siti hajar pun hanya lari-lari antara shafa dan marwa. Di puncak kehausan itulah kemudian nabi ismail menginjakkan kakinya ke tanah kemudian munculnya sumber air yang kemudian hari dikenal dengan sumur zamzam. Makna Sai adalah  gambaran seorang mukmin yang tidak akank eluar dari batasan Alloh walaupun mengalami kesulitan. Insya Alloh tidak lama lagi akan datang pertolongan Alloh.

Buku Panduan

Setiap jama’ah umroh Khalifa Hajj akan diberikan buku panduan termasuk juga buku doa umroh. Silakan dipelajari dan dihafalkan atau bisa dibawa selama perjalanan umroh.

Demikianlah gambaran mengenai manasik umroh, semoga bisa memberikan pemahaman dan gambaran nyata mengenai pelaksanaan umroh Anda. Selamat menunaikan ibadah umroh, Labbaik Allahuma labbaiik, labaiiika laa syarika laka labbaiik.

Demikian informasi singkat mengenai manasik umroh, semoga bermanfaat sahabat simply.

sumber : https://www.khalifahajj.travel/manasik-umroh-khalifa-hajj/